SOFT NEWS – Ada pesan yang tak selalu sanggup disampaikan melalui kata-kata. Sebagian orang memilih setangkai mawar untuk mengungkapkan cinta, buket bunga untuk merayakan kelulusan, atau karangan bunga sebagai penghormatan terakhir. Di Pasar Lama, Kota Tangerang, Naufal Florist telah melayani berbagai bahasa perasaan itu sejak 1997.
Hampir tiga dekade, toko bunga ini menjadi bagian dari perjalanan hidup masyarakat. Dari kabar bahagia hingga suasana kehilangan, bunga-bunga yang dirangkai di tempat tersebut memiliki cerita berbeda bagi setiap pembelinya.
Pemilik Naufal Florist, Lia Erlika, mengatakan mawar masih menjadi bunga yang paling banyak dicari. Selain identik dengan ungkapan kasih sayang, bunga ini juga kerap dipilih untuk ulang tahun, anniversary, hingga kejutan wisuda.
“Mawar biasanya paling laku, bisa buat anniversary, terus buat orang terkasih, ulang tahun, atau surprise wisuda,” ujar Lia.
Selain mawar, pelanggan juga mencari aster dan lili. Naufal Florist menyediakan bunga segar, buket, bunga papan, bunga tabur, hingga dekorasi untuk berbagai acara.
Harganya bervariasi. Satu tangkai mawar dijual mulai Rp5.000, sedangkan lili bisa mencapai Rp75.000 per tangkai. Pilihan tersebut memungkinkan pelanggan menyesuaikan rangkaian bunga dengan kebutuhan dan anggaran.
Usaha yang bertahan sejak 1997 ini juga menjadi penopang ekonomi keluarga Lia. Menurut dia, omzet penjualan berkisar Rp3 juta–Rp5 juta per hari. Saat sepi, pendapatan masih sekitar Rp2 juta.
“Alhamdulillah, dari usaha ini bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan tiga anak,” tuturnya.
Naufal Florist beralamat di Jalan Kisamun Nomor 2, Pasar Lama, Kota Tangerang. Toko ini buka 24 jam setiap hari. Pemesanan dapat dilakukan melalui Instagram @naufalflorist atau WhatsApp 0817-0005-5755.
Di tengah perubahan zaman, Naufal Florist membuktikan bahwa bunga bukan sekadar hiasan. Selama manusia masih memiliki sesuatu untuk dirayakan, dikenang, atau diungkapkan, selalu ada alasan untuk mengirimkan bunga. (*






