“Menulis itu ternyata menyenangkan dan menjadi sebuah tantangan bagi kami yang sama sekali tidak memiliki latar belakang sebagai seorang penulis,” kata Kurni.
Firman Ramadhan Ketua Tim Humas Lapasda mengaku senang dengan pelatihan ini, sebagai seorang pegawai keamanan Lapas yang juga merangkap tim Humas Firman dituntut untuk mampu berkomunikasi menghadapi warga binaan.
“Ada pembeda sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Walaupun (-workshop) ini singkat setidaknya saya makin percaya diri ketika bicara di hadapan umum, dan ke depan semoga tidak grogi lagi,” kata Firman tertawa.
Meski pelatihan hanya berlangsung sekitar enam jam namun setidaknya cara menulis berita release, teknik wawancara narasumber, membuat videografi hingga mengeditnya, tata cara public speaking dapat dimengerti dan diikuti serta diimplementasikan oleh para pegawai Lapas Kelas IIA Tangerang. (WH)






