Partai yang sebelumnya gagal dalam deklarasi koalisi bersama Nasdem dan Demokrat pada pada 10 November 2022 lalu, mengumumkan kesiapannya untuk mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024.
Pun demikian, secara eksplisit organisatoris, kata mantan Wakil Ketua DPR RI itu, akan disampaikan pada 24 Februari 2024, yaitu setelah gelaran rapat kerja majelis syuro dan Rakernas partai tersebut.
“PKS akan menyampaikan eksplisit organisatoris kepada Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai Capres 2024-2029 pada rapat kerja majelis syuro PKS yang bersamaan dengan rapar kerja nasional atau Rakernas DPP PKS pada tanggal 24 Februari 2023,” ujar Mohamad Sohibul Iman.
Dukungan lain terhadap Anies juga datang dari Partai Demokrat, yang menyatakan siap mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai bakal calon Presiden dalam kontestan politik Pemilu 2024 mendatang.
Menurut Herzaky Mahendra Putra selaku Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, juga menyebutkan, meskipun partai besutan SBY itu sudah final mendukung Anies Baswedan, namun masih ada proses menentukan siapa yang akan diusung sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Anies dalam Pilpres 2024. Karena masing-masing partai, yaitu PKS dan Demokrat menginginkan posisi sebagai bakal calon wakil presiden.
Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai bahwa pertemuan tersebut membuka kemungkinan perubahan konstelasi politik Pilpres 2024.






