Menurut Karyono, meskipun pertamuan Jokowi-Surya Palong tertutup, hanya Tuhan dan mereka yang tahu, namun hasil pertemuan tersebut bisa dilihat dari kejadian politik setelahnya. Apabila Presiden tetap melakukan perombakan kabinet atau reshuffle, kata Karyono, berarti Surya Paloh teguh dengan pendiriannya mendukung Anies Baswesan sebagai Capres di Pilpres 2024. Namun apabila reshuffle tidak dilakukan berarti Nasdem merubah pendiriannya. Karena, kata Karyono, Presiden sudah berulang kali memberikan clue akan melakukan perombakan kabinet.
“Kalau misalnya presiden melakukan reshuffle berarti sikap Nasdem tidak sejalan lagi dengan Presiden. Kalau misalnya tidak ada reshuffle berarti ada perubahan sikap politik Nasdem,” katanya.
Meskipun demikian menurut Karyono apabila Nasdem nantinya merubah pendirian, maka akan dilakukan dengan soft. Karena menurut dia Nasdem juga tidak ingin kehilangan muka dengan mengubah pendiriannya.
“Kalaupun berubah, saya kira akan mencari pola yang lebih soft,” katanya.
Sementara, tiga partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan yang sudah bersepakat mendukung Anies Baswedan Capres 2024, belum juga menggelar deklarasi. Dan, siapa bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies, juga masih menjadi pertaruhan.






