MGD menjadi penyebab tersering mata kering. Pada populasi Asia, persentase MGD lebih besar dibandingkan kelompok penduduk di wilayah lain, yakni berkisar 46-70 persen. Beberapa studi juga mendapati bahwa kalangan dengan durasi tatap layar lebih dari 4 jam lebih berisiko mengalami MGD.
Nina kemudian menyarankan modifikasi kebiasaan penggunaan perangkat elektronik guna mencegah mata kering.
“Bukan berarti harus berhenti bekerja dengan komputer, tapi coba memodifikasi posisinya, durasinya, atau perbanyak jedanya,” ujar Nina.
Adapun jeda yang direkomendasikan adalah setelah menatap layar 20 menit, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat benda lain yang berjarak 20 kaki atau sekitar 6 meter.
“Lalu kalau kita bicara pengobatan, kita bisa juga menjaga agar istirahat cukup, konsumsi air yang cukup. Jika masih dalam tahapan awal, masih mungkin melakukan pengobatan sederhana melalui obat tetes mata yang tersedia di apotik sesuai peringatan yang ada di situ. Jika tidak membaik, harus diperiksakan ke dokter,” pungkas Nina.






