“Saya berharap komitmen kita semua dapat terus dijaga dan menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ini sebagai salah satu motivasi semangat untuk mendorong kembali berbagai pihak, untuk turut serta peduli secara langsung di tengah-tengah masyarakat dan memastikan anak-anak Indonesia bisa menjadi calon generasi yang produktif dan berkualitas serta tangguh menghadapi berbagai tantangan,” harapnya
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama ikut berpartisipasi secara aktif untuk menciptakan generasi Anak yang Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Dan Sehat) dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kab. Tangerang, Asep Suherman mengatakan populasi anak-anak di Indonesia saat ini mencapai 29.5% dari total penduduk Indonesia. Menurut dia, komitmen bersama dan partisipasi aktif dari pemerintah daerah serta seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan seperti kekerasan anak, perkawinan anak dan anak berhadapan dengan hukum yang masih terjadi di Kab. Tangerang
“Pemerintah Kabupaten Tangerang dan masyarakat berkewajiban menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, kembang, perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi agar mereka mampu menjadi generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing di masa yang akan datang,” tutur Asep.






