“Itu yang utama, jujur tidak membohongi pelanggan. Baso harus benar-benar sehat. Tidak menggunakan bahan pengawet, tidak dengan pewarna buatan. Kalau di kita, untuk pewarna agar baso putih bersih, daging sapi giling kita campur daging ayam bagian dada. Dalam 10kg daging kita pakai 4kg ayam, ini dijamin basonya akan bagus dan kering,” paparnya.
Kiat lain agar usaha kita maju dan mendapatkan berkah, kata Mas Nano, jangan pelit ilmu kepada orang lain. Karena, semakin kita banyak membagikan ilmu dan pengalaman baik kepad orang lain, akan semakin bertambah pula ilmu dan pebgalaman kita.
“Tidak perlu takut bersaing. Karena kalau usaha kita bener-bener, jujur, baso yang kita buat higienis dan rasanya cocok di lidah pelanggan, itu pasti dicari. Makanya, kalau kita mau usaha baso, selain jujur kita harus sabar. Jangan berpikir untung dulu, tapi bagaimana disukai pelanggan. Nah, kalau sudah disukai pelanggan, mengalir itu,” tandasnya.
Mas Nano juga terbuka untuk siapa pun, bagi yang ingin membuka usaha baso, dia siap memberikan pengalaman. Termasuk bagaimana cara memanagemen dalam usaha baso yang baik.







Mantuuap Bos Nano sukses semoga Allah SWT memudahkan dan lancar dlm usahanya