Jejak KataLiputan

Ratusan Hektar Sawah di Mauk Bakal Jadi Kawasan Komersial?

×

Ratusan Hektar Sawah di Mauk Bakal Jadi Kawasan Komersial?

Sebarkan artikel ini
Ketua Kelompok Tani Jamblang menunjukkan sawah ratusan hektar di Desa Margamulya Mauk yang sudah dikuasai oleh pengembang.

“Setahu saya ya masih kawasan LP2B, karena sampai sekarang juga masih mendapat bantuan benih padi, dan masih menjadi percontohan pembenihan padi variates cakrabuana,” katanya.

Sementara itu, Marsudin (65), salah seorang warga yang ikut menjual lahannya dengan pihak pengembang mengaku, saat ini sedang proses persetujuan dengan ahli waris keluarga. Marsudin menjual lahan sawah tersebut seluas 1,3 hektar dengan harga Rp90 ribu permetar, karena masih berstatus girik.

Marsudin mengaku, sebenarnya ia tidak ingin menjual lahan sawahnya yang sampai saat ini masih digarap tersebut. Namun karena warga lain menjual lahan itu ke pihak pengembang, mau tidak mau ia harus ikut menjualnya.

“Kalau enggak ikut jual, nanti kalau kanan kirinya juga dijual, kita enggak bisa apa-apa. Dari pada nanti masalah, kena sengketa malah repot kita. Ya mendingan dijual aja,” katanya.

Untuk saat ini, kata Marsudin, pihaknya memang masih diizinkan untuk menggarap sawah tersebut. Namun jika sewaktu-waktu lahan tersebut akan digunakan oleh pengembang, mau tidak mau ia harus meninggalkannya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *