Jejak KataSeni dan Hiburan

Dolalak Purworejo Seni Tradisional Warisan Zaman Kompeni

×

Dolalak Purworejo Seni Tradisional Warisan Zaman Kompeni

Sebarkan artikel ini
Seni tradisional Dolalak asal Purworejo, Jawa Tengah.

Ia juga mengungkapkan, penari Dolalak pada mulanya dilakukan oleh para lelaki, berseragam hitam dan bercelana pendek. Seragam ini menirukan seragam tentara Belanda pada zaman dahulu.

Seiring waktu, muncullah generasi-generasi penari putri dengan disertai modifikasi-modifikasi seragam. Pun demikian, meskipun sudah banyak tari-tari Dolalak yang muncul dengan kreasi baru, tapi tidak meninggalkan pakemnya. Baik dari unsur musik, maupun seragamnya. Sehingga tidak heran, penampilan penari Dolalak ini terlihat seperti serdadu kompeni Belanda.

8.000 Judul Buku Hadir di Tangerang Gemilang Book Fire 2024

“Karena, memang tari Dolalak ini sejarahnya, muncul ketika zaman kompeni, yang pada waktu itu rakyat Purworejo awalnya menirukan orang-orang Belanda yang berdansa. Lalu, berkembanglah kesenian ini menjadi Dolalak, yang saat ini menjadi salah satu kesenian tradisional kebanggan daerah Purworejo,” tandasnya.

Tidak hanya di daerah asalnya, di Tangerang kesenian ini juga berkembang pesat dan kerap tampil di berbagai acara, baik di pemerintahan maupun di event-event lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *