Banner IDwebhost
Hard NewsUpdate

Tahan Ijazah Mantan Karyawan, 3 J Autorcare Cikupa Dilaporkan ke Disnaker

×

Tahan Ijazah Mantan Karyawan, 3 J Autorcare Cikupa Dilaporkan ke Disnaker

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

JEJAK KATA, Tangerang – Dinilai ada kejanggalan soal kontrak kerjanya dengan 3 J Autorcare cabang Cikupa yang berlokasi di Jl. Raya Serang Km 15, Cikupa, Kabupaten Tangerang, seorang mantan karyawan berinisial LS (30) mengadu ke Dinas tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Kamis (16/05/24).

LS mengaku, dirinya mengundurkan diri karena perusahaan tersebut dinilai tidak mementingkan hak-hak karyawan. Sebagai contoh, bekerja over time lebih dari 3 jam tidak dibayar.

Tolak RUU Penyiaran, JMSI: Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers

“Waktu kita habis untuk bekerja, tetapi tidak ada upah lebih seperti lembur, dan lain-lain. Saya masuk pukul 6:30 WIB, pulang terkadang sampai pukul 17:00 WIB, itu kalau enggak over time. Tapi over time itu tidak ada hitungannya, jadi tidak dibayar, ya kayak kerja bakti jadinya,” ujar LS kepada, Kamis (16/05/24).

LS juga mengungkapkan, perusahaan tersebut memilik aturan yang dinilai janggal, yaitu soal perjanjian kontrak. Menurut LS, kontrak kerja di perusahaan tersebut adalah selama 2 tahun dengan upah sebesar Rp 3,5 juta/perbulan. Yang paling aneh di perusahaan tersebut, kata LS, ketika dirinya mengundurkan diri dikenakan pinalti alias denda 100 persen dari gaji. Dan, lagi-lagi ijazah aslinya ditahan sebagai jaminan agar dirinya membayar pinalti sebesar 100 persen dari gajinya tersebut.

3 Tahun Melayani, Primaya Hospital Pasar Kemis Semakin Modern

“Memang, tertuang dalam kontrak pinalti itu 35 persen, tapi secara lisan pihak perusahaan minta 100 persen. Apa-apaan ini? Enak banget, kita yang kerja mengeluarkan keringat, uangnya mau diminta lagi,” beber LS.

Dari situlah, LS mengadukan terkait hal itu ke Disnaker Kabupaten Tangerang.

“Kita lebih ke konsultasi, karena kita memang tidak banyak tahu tentang aturan ketenaga kerjaan. Dari pihak Disnaker menyarankan kita membuat laporan secara resmi. Dan, kalau pihak perusahaan masih menekan kita untuk membayar pinalti dan menahan ijazah, saya akan membuat laporan secara resmi,” tandasnya.

Sementara itu, Petugas Bidang Hubungan Industrial pada Disnaker Kabupaten Tangerang Nurjanah membenarkan terkait adanya mantan karyawan 3 J Autorcare yang mendatangi Kantor Disnaker Kabupaten Tangerang Kamis pagi.

Ini Keren!  Pandhawa Woodwind Quintet Siap Gebrak Semarang

“Iya ada yang melaporkan, yaitu mantan karyawan 3 J Autorcare terkait ditahannya ijazah asli, upah minimum yang tidak sesuai, perjanjian kontrak kerja yang tidak diberikan. Karena jelas, pada PP 35 Tahun 2021 itu diatur tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu atau PKWT. Dan, kita menyarankan untuk membuat pengaduan. Nanti kita akan tangani mana yang menjadi kewenangan kami, dan soal upah kami juga sarankan untuk membuat pengaduan ke bagian pengawasan,” ungkap Nurjanah.

Sementara itu, salah seorang perwakilan perusahaan 3 J Autorcare, berinisial M, ketika beberapa kali dihubungi melalui WhastApp untuk dikonfirmasi, tidak memberikan  jawaban. (**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *