JEJAK KATA, Bandung — Senin pagi belum sepenuhnya membuka mata ketika gempa bumi menggoyang wilayah selatan Kabupaten Bandung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 2,7 pada Senin, 21 September 2026, pukul 04.33.46 WIB.
Pusat gempa berada di darat, sekitar 27 kilometer sebelah selatan Kabupaten Bandung. BMKG mencatat kedalaman gempa hanya 4 kilometer, menjadikannya gempa dangkal yang perlu diperhatikan, meski kekuatannya relatif kecil.
Berdasarkan informasi BMKG, lokasi gempa berada pada koordinat 7,24 derajat Lintang Selatan dan 107,62 derajat Bujur Timur. Gempa tersebut masuk dalam kategori gempa dirasakan.
Gempa dangkal kerap menjadi perhatian karena getarannya dapat terasa di sekitar pusat gempa. Namun, dampak yang ditimbulkan tetap bergantung pada kondisi geologi, jarak dari episentrum, serta karakter bangunan di wilayah terdampak.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa bumi susulan. Peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa bumi tidak selalu mengikuti jadwal tidur manusia—bahkan ketika sebagian warga masih terlelap.
Masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Bandung diimbau tetap tenang, mengikuti informasi resmi BMKG, dan memastikan kondisi bangunan setelah gempa. Informasi mengenai dampak kerusakan maupun korban belum tercantum dalam data BMKG yang menjadi dasar laporan ini. (*
Sumber: BMKG, Senin 21 September 2026






