Pada kesempatan ini, lanjut Soetrisno, kami juga akan mementaskan seni tari siswa-siswi dari sanggar Sobokartti. Helat budaya ini merupakan yang keempat kalinya, dan harapannya gelar budaya seperti ini tetap akan menjadi agenda kegiatan Sobokartti setiap tahunnya.
“Kami memberikan ruang kepada para siswa tari, karawitan dan pedalangan untuk unjuk kebolehan dan kemampuannya dalam di atas pentas dan pagelaran,” imbuh Soetrisno.
Mewakili Walikota Kota Semarang Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Budaya dan Pariwdata Kota Semarang Arief Tri Lakssono, mengatakan, Pemkot Semarang sangat mengapresiasi Sobokartti sebagai tempat pengembangan budaya hulu yang mencakup kesenian tradisional khususnya Jawa, secara konsisten terus dikembangkan dan dilestarikan.
“Gedung Sobokartti hingga sekarang bangunan tetapt berdiri kokoh dan sudah menjadi cagar budaya. Sobokartti inilah cikal bakal budaya untuk menggerakkan generasi muda untuk mengembangkan dan melestarikan seni tradisional,” ujar Arief Tri Laksono.






