Harapannya, lanjut Arief, ke depan Sobokartti bisa melahirkan para seniman penari professional sehingga bisa tampil dalam ajang nasional seperti Festival Wayang aliber nasional yang baru sukses digelar Disbudpar Kota Semarang. “Berlatihlah dengan sungguh-sungguh nanti kalau layak tahun depan dipentaskan di ajang Festival Wayang Nasional kedua,” janji Arief.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan HUT Sobokartti Darmadi mengatakan bahwa gelaran acara ini merupakan salah bentuk pengakuan bagi para pendiri gedung Sobokartti. Darmadi menambahkan Sobokartti mengadakan acara ulang tahun dua kali setiap tahun.
“Pertama, Setiap tahun di bulan Desember kita memperingati berdirinya Asosiasi Sobokartti yang didirikan pada tahun 1920. Kedua, setiap bulan Oktober, HUT memperingati berdirinya gedung Sobokartti yang didirikan pada 5 Oktober 1929,” jelas Darmadi yang juga koordinator jurusan tari Sobokartti.






