Nah, bicara soal kue pancong, di wilayah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang ada satu penjual kue yang memiliki banyak kemiripan dengan kue pukis tersebut, yaitu kue pancong Pak Astaja.
Sebelumnya, kue pancong Pak Astaja ini digelar di Pasar Korelet yang berlokasi di simpang tiga Jalan Lingkar Selatan (JLS) Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Namun karena pasar tersebut sekarang sedang proses proyek revitalisasi, kue pancong Pak Astaja ini berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPPS) pedagang Pasar Korelet di Jalan Raya Pasar Korelet, Kampung Ranca Serdang, Desa Ranca Iyuh, Kabupaten Tangerang, atau berdekatan dengan Pool Bus Aria Surya.
Pak Astaja adalah generasi ketga sekaligus pewaris resep mendiang kakeknya yang sudah berjualan sejak 70 tahunan yang lalu. Kue pancong Pak Astaja ini menjadi kue pancong paling lgendaris di daerah ini.
Meskipun perkembangan zaman saat ini banyak sekali kue-kue tradisional dimodivikasi dan dikreasikan dengan bahan atau jenis kue-kue model sekarang, namun Pak Astaja masih tetap bertahan dengan resep yang diwariskan oleh kakeknya tersebut. Hal ini, kata Dia, untuk menjaga kelestarian serta keaslian kue pancong yang saat ini sudah mulai digerus dengan kue-kue gaya moderen dan kekinian.
Dalam sehari, Pak Astaja bisa menjual 25 kg adonan kue pancong. Namun karena kondisi revitalisasi, dan masih baru menempati TPPS Pasar Korelet alias belum banyak yang tahu jika ia pindang di tempat sementara, saat ini sehari rata-rata hanya sekitar 10 kg adonan perhari.







