Liputan

Konvoi Bersajam Serang Warga Cikupa, Satu Terduga Gangster Diamankan

×

Konvoi Bersajam Serang Warga Cikupa, Satu Terduga Gangster Diamankan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

JEJAK KATA, Tangerang — Malam di Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berubah tegang pada Rabu, 2 September 2026. Sekelompok pemuda yang diduga membawa senjata tajam (sajam) menyerang warga yang sedang nongkrong. Serangan itu tak mengenai sasaran, tetapi memicu pengejaran warga.

Satu terduga anggota kelompok tersebut akhirnya diamankan. Polisi turut menyita sepeda motor dan sebilah pedang yang ditemukan di lokasi.

Ketua RT setempat, Fajar, mengatakan kelompok tersebut datang secara konvoi menggunakan sepeda motor. Mereka diduga mengayunkan senjata tajam ke arah warga.

“Jadi awalnya mereka itu konvoi pakai motor sambil bawa sajam dan sempat nyerang warga yang nongkrong dekat warung, beruntungnya enggak ada yang kena,” kata Fajar, Kamis, 3 September 2026.

Setelah kelompok itu pergi, warga mengejar. Salah satu sepeda motor tertinggal di lokasi. Sekitar 10 menit kemudian, seorang pemuda kembali untuk mengambil kendaraan tersebut.

Di situlah situasi kembali memanas. Warga mengamankan pemuda tersebut dan terjadi pemukulan sebelum polisi datang.

“Selang 10 menit, si pelaku datang kembali. Akhirnya di situ lah mulai massa ada yang mulai pemukulan,” ujar Fajar.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Ipda Syaiful Rusdiansyah membenarkan peristiwa tersebut. Polisi kini memeriksa seorang pemuda berinisial F, 19 tahun.

“Sementara ada satu orang yang sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” kata Syaiful.

Polisi masih mendalami kepemilikan sepeda motor dan senjata tajam yang diamankan serta menelusuri kronologi dan motif kejadian.

Syaiful mengatakan patroli akan ditingkatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan tawuran. Ia juga mengapresiasi warga yang membantu mengamankan situasi, sembari menekankan pentingnya penanganan melalui jalur hukum.

Peristiwa di Bulakan kembali menunjukkan betapa cepat situasi di jalan dan tempat nongkrong berubah menjadi benturan ketika kelompok bersenjata tajam muncul. Polisi kini memburu kepastian: siapa mereka, dari mana senjata itu berasal, dan apa motif penyerangan tersebut. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *