Jejak KataSeni dan Hiburan

Tiga Perupa Perempuan Menggebrak “Dealova” di TAN Artspace Semarang

×

Tiga Perupa Perempuan Menggebrak “Dealova” di TAN Artspace Semarang

Sebarkan artikel ini
Hani Santana,Dina Budjianto dan Inanike Agusta membabar karya "Deal ova"

Menurut Dedy penilaiannya tidak berlebihan kalau ada hal anomaly di pameran Dealova , Hani Santana, Dina Budijanto, Inanike Agusta di TAN Artspace ini. Pasalnya, ketiga seniman perempuan ini bukan seniman yang berasal dari akademi seni tapi nekat menjadi seniman.

Hani Santana ibu rumah tangga yang juga pemusik, Inanike Agusta yang berprofesi cabin crew dan Dina Budiyanto ibu rumah tangga yang juga bekerja juga seorang make up artis nekat menggeluti dunia seni lukis.

“Mereka dipertemukan pada pameran Art Jakarta 2022, kemudian memutuskan untuk membuat pameran bersama Dealova. Benang merah apa bisa kita tarik dari kenekatan “emak-emak gemes” ini memutuskan berbelok arah menjadi seorang seniman? ,” ujar Dedy.

Mereka tidak ditautkan oleh kesamaan konsep dan gaya lukisan, tidak dipertemukan oleh estetika yang selaras, atau bertemu disatu majelis arisan. Alam menyatukan mereka karena frekuensi kenekatan yang seimbang, seiring kedewasan usia, keputusan hijrah ini pasti sudah dipertimbangkan plus dan minusnya. satu sisi harus berperan menjadi bu rumah tangga yang baik dan menjadi seniman sekaligus, bahkan Dina masih aktif sebagai Make-up artist dan Inanike masih aktif menjani profesi lain sebagai cabin crew.

Dedy menegaskan untuk menjadi seniman dibutuhkan komitmen, proses yang sangat panjang. Melukis hanya akan di hadapkan persoalan teknis (warna, garis, komposisi), menjadi Seniman akan di hadapkan dengan persoalan yang sangat kompleks dan menyita banyak energi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *