Seni dan Hiburan

Dari Glodok ke Panggung Final, Abang None Jakbar Siapkan Duta Budaya Masa Depan

×

Dari Glodok ke Panggung Final, Abang None Jakbar Siapkan Duta Budaya Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Malam puncak Abang None Jakarta Barat 2026 di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta, Jumat (17/7) malam.

JEJAK KATA, Jakarta – Jakarta Barat tak sekadar mencari wajah baru untuk ajang Abang None. Di balik gemerlap malam final Pemilihan Abang None Jakarta Barat 2026, tersimpan upaya menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi wajah pariwisata sekaligus penjaga warisan budaya ibu kota.

Sebanyak 15 pasang finalis tampil pada malam puncak yang digelar di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta, Jumat (17/7) malam. Mereka merupakan hasil seleksi ketat dari 250 pendaftar yang terdiri atas 92 calon Abang dan 158 calon None.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Sherly Yuliana, mengatakan para pemenang nantinya tidak hanya menyandang gelar kehormatan. Mereka akan mengemban peran sebagai Duta Pariwisata dan Duta Budaya Jakarta Barat yang mewakili wilayah tersebut dalam berbagai program promosi di tingkat Provinsi DKI Jakarta.

“Tugas mereka adalah memperkenalkan potensi wisata sekaligus mengajak masyarakat mencintai dan melestarikan budaya Jakarta,” ujar Sherly.

Tahun ini, pemilihan mengusung tema “Nadi Jakarta Barat: Global & Berbudaya“. Tema tersebut mengambil inspirasi dari kawasan bersejarah seperti Glodok, Kota Tua, dan Kali Besar yang sejak abad ke-17 menjadi ruang pertemuan berbagai budaya, mulai dari Tionghoa, Arab, Eropa hingga Nusantara.

Menurut Sherly, kawasan-kawasan itu menjadi simbol lahirnya identitas Jakarta sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman. Semangat tersebut juga sejalan dengan perjalanan Jakarta menuju usia lima abad sebagai kota global yang tetap berpijak pada akar budayanya.

Nuansa keberagaman itu turut diwujudkan melalui penampilan koreografi para finalis yang memadukan unsur tradisi dan modernitas.

Lebih dari sekadar ajang unjuk bakat, Pemilihan Abang None menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda. Selama lebih dari satu bulan, para finalis mengikuti pembekalan mengenai pemerintahan, kepariwisataan, budaya Betawi, hingga komunikasi publik.

Mereka juga ditantang menampilkan kreativitas melalui peragaan Batik Gobang, batik khas Jakarta Barat, dalam rangkaian Road to Final. Kegiatan itu menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal dengan pendekatan yang lebih segar dan dekat dengan generasi muda.

Sherly berharap para finalis yang terpilih mampu menjadi duta pembangunan yang aktif mendukung promosi pariwisata dan memperkuat citra positif Jakarta Barat sebagai destinasi yang ramah, berbudaya, dan layak dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Malam final dipandu oleh None Jakarta Barat 2013, Pricilla Justian, bersama Abang Jakarta Barat 2012, Septa Andrian. Suasana semakin semarak dengan penampilan Voice of West, Dbatlayar, dan grup musik Geisha yang menghibur para tamu undangan serta pendukung finalis. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *